Translate

Translate

Rabu, 02 Oktober 2013

Korut: Parade Militer Korsel Menunjukkan Permusuhan yang GilaKorut: Parade Militer Korsel Menunjukkan Permusuhan yang Gila

TRIBUNNEWS.COM, SEOUL - Korea Utara (Korut) mengutuk Korea Selatan (Korsel) yang memamerkan kekuatan militernya dalam sebuah parade di Kota Seoul, Selasa (1/10) kemarin.
Dalam parade itu, militer Korsel memamerkan rudal terbaru mereka yang dapat menangkal serangan rudal balistik Korut.
Parade militer itu dinilai yang terbesar yang pernah dilakukan Korsel dalam satu dekade terakhir, di mana melibatkan 11 ribu tentara, 120 pesawat, tank, artileri berat dan berbagai rudal.
Walaupun Korut secara rutin mementaskan parade militer yang lebih besar, mereka menilai apa yang dilakukan tetangganya merupakan bentuk provokasi.
"Boneka-boneka itu melakukan sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya, menunjukkan permusuhan yang gila," ujar seorang pejabat Pemerintah Korut, dikutip dari Asiaone.com, Rabu (2/10/2013).
Menurut pemberitaan surat kabar Korut, Rodong Sinmun, pawai itu bertujuan memperkuat 'kolusi militer' dengan Amerika Serikat (AS) dan mempercepat persiapan menyerang Korut.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Korsel, Selasa (1/10/2013), memamerkan rudal baru yang dirancang untuk menargetkan artileri dan rudal jarak jauh Korut.
Mereka juga bersumpah untuk meningkatkan pencegahan terhadap serangan tak terduga negara tetangganya.
Rudal balistik Hyeonmu-2 dengan daya jangkau 300 kilometer dan Hyeonmu-3, rudal jelajah dengan jangkauan lebih dari 1.000 kilometer, dipamerkan di depan publik untuk pertama kalinya dalam parade militer Korsel.
Kedua rudal yang dikembangkan pleh putra-putri terbaik Korsel, diresmikan pada Februari 2013, setelah uji coba peluncuran rudal nuklir Korut yang ketiga.
"Kami harus membangun pencegahan terhadap serangan Utara," ucap Presiden Korsel Park Geun-hye, dalam parade memperingati hari jadi ke-65 militer Korsel.
Hadir dalam perayaan itu, Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel. Ia menyaksikan pawai dari atas podium di lapangan terbang militer di Seoul. (*)
Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar